Selasa, 13 Oktober 2009

Sosialisasi Media Pembelajaran


MEDIA PEMBELAJARAN

Media memiliki multi makna, baik dilihat secara terbatas maupun secara luas. Munculnya berbagai macam definisi disebabkan adanya perbedaan dalam sudut pandang, maksud, dan tujuannya. AECT (Association for Education and Communicatian Technology) dalam Harsoyo (2002) memaknai media sebagai segala bentuk yang dimanfaatkan dalam proses penyaluran informasi. NEA (National Education Association) memaknai media sebagai segala benda yang dapat dimanipulasi, dilihat, didengar, dibaca, atau dibincangkan beserta instrumen yang digunakan untuk kegiatan tersebut. Raharjo (1991) menyimpulkan beberapa pandangan tentang media, yaitu Gagne yang menempatkan media sebagai komponen sumber, mendefinisikan media sebagai “komponen sumber belajar di lingkungan peserta didik yang dapat merangsangnya untuk belajar.” Briggs berpendapat bahwa media harus didukung sesuatu untuk mengkomunikasikan materi (pesan kurikuler) supaya terjadi proses belajar, yang mendefinisikan media sebagai wahana fisik yang mengandung materi instruksional. Wilbur Schramm mencermati pemanfaatan media sebagai suatu teknik untuk menyampaikan pesan, di mana ia mendefinisikan media sebagai teknologi pembawa informasi/pesan instruksional. Yusuf hadi Miarso memandang media secara luas/makro dalam sistem pendidikan sehingga mendefinisikan media adalah segala sesuatu yang dapat merangsang terjadinya proses belajar pada diri peserta didik

Harsoyo (2002) menyatakan bahwa banyak orang membedakan pengertian media dan alat peraga. Namun tidak sedikit yang menggunakan kedua istilah itu secara bergantian untuk menunjuk alat atau benda yang sama (interchangeable). Perbedaan media dengan alat peraga terletak pada fungsinya dan bukan pada substansinya. Suatu sumber belajar disebut alat peraga bila hanya berfungsi sebagai alat bantu pembelajaran saja; dan sumber belajar disebut media bila merupakan bagian integral dari seluruh proses atau kegiatan pembelajaran dan ada semacam pembagian tanggungjawab antara guru di satu sisi dan sumber lain (media) di sisi lain.

Sehubungan dengan media pembelajaran, jurusan biologi prodi pendidikan biologi secara proaktif mendidik para mahasiswanya agar terampil dalam mendisain media pembelajaran. Dalam kaitan tersebut prodi pendidikan biologi selalui melakukan sosialisasi media pembelajaran, baik dalam bentuk pameran, maupun dalam bentuk temu ilmiah.

Tujuan Prodi Pend. Biologi

Tujuan Prodi Pendidikan Biologi

Tujuan Program Studi Pendidikan Biologi adalah (i) Meningkatkan kualitas Program Studi Pendidikan Biologi, pelaksanaan dan lulusan/keluaran dalam rangka menghasilkan sumberdaya yang relevan dengan kebutuhan masyarakat pendidikan dan mendukung upaya peningkatan daya saing lembaga, (ii) Meningkatkan kualitas dan relevansi Program Studi Pendidikan Biologi melalui identifikasi dan analisis masalah yang dihadapi bersama serta merencanakan dan mengembangkan alternatif pemecahan masalah secara kolaboratif dengan lembaga mitra, dan (iii) Meningkatkan efisiensi dan kapasitas Program Studi Pendidikan Biologi dalam rangka menghasilkan lulusan yang berkualitas sesuai dengan Standar Nasional, dengan cara melibatkan stakeholders dan asosiasi profesi yang berorientasi pada masa depan.

Fungsi dan Sasaran Prodi Pend Biologi UNM

Fungsi Program Studi Pendidikan Biologi adalah melaksanakan pendidikan akademik dan atau profesional yang diselenggarakan atas dasar suatu kurikulum (Peraturan Akademik dan Kemahasiswaan UNM, 2003). Sedangkan sasaran Program Studi Pendidikan Biologi adalah menyiapkan lulusan sarjana pendidikan biologi yang mampu bersaing sehingga dapat mengikuti perkembangan jaman serta profesional dalam bidang pendidikan dan pengajaran biologi.

Misi Prodi Pend. Biologi UNM

MISI PRODI PEND. BIOLOGI UNM

1.Melaksanakan pembelajaran di bidang pendidikan biologi dan bimbingan secara efektif, sehingga setiap mahasiswa dapat berkembang secara optimal sesuai dengan potensi yang dimilikinya.
2.Menumbuhkan semangat keunggulan secara intensif kepada segenap civitas akademika di lingkungan Program Studi Pendidikan Biologi.
3.Mendorong dan membantu setiap mahasiswa untuk mengenali potensi dirinya sehingga mereka dapat berkembang secara optimal.
4.Menerapkan manajemen partisipatif dengan melibatkan seluruh civitas akademika di lingkungan Program Studi Pendidikan Biologi dan kelompok-kelompok kepentingan yang terkait dengan Program Studi Pendidikan Biologi (stakeholders).
5.Menghasilkan lulusan yang tanggap dan unggul dalam pengembangan pendidikan biologi, beretika, berakhlak dan berwawasan kebangsaan, serta menjadi agen pembaharu dalam lingkup pendidikan biologi.

Visi Prodi Pendidikan Biologi UNM

Visi Program Studi Pendidikan Biologi

Visi Program Studi Pendidikan Biologi adalah menjadi program studi yang unggul dalam bidang pendidikan dan penelitian pendidikan biologi berdasarkan imtaq serta berdayaguna secara maksimal bagi agama, masyarakat, bangsa dan negara